Bimbel & Privat Royal Education | Les Privat Bandung | Guru Privat datang ke Rumah

Bimbel Les Privat Bandung & Cimahi

Penawaran

Selasa, 01 Mei 2018

Belajar ala Generasi Milenial Hanya di Bimbel RE

Belajar ala Generasi Millenial Hanya di Bimbel RE

Belajar ala Generasi Milenial Hanya di Bimbel RE - Tidak bisa dipungkiri, metode maupun cara belajar anak sekolah 20 tahun yang lalu akan sangat berbeda dengan cara belajar anak jaman now. Generasi millenial, yang disebut sebagai anak yang lahir diatas tahun 1980, menurut Pew Research Centre, dalam salah satu risetnya menyebut sebagai generasi yang percaya diri, ekspresif, liberal, bersemangat, dan terbuka pada tantangan. Salah satu faktor pendorongnya adalah perkembangan teknologi, yang memiliki peran penting dalam menggeser model dalam sistem pembelajaran dari masa ke masa. Apa saja perbedaan cara belajar generasi millenial dan generasi-generasi sebelumnya? Mari kita simak beberapa poin dibawah ini:

Bye-Bye Books!
Dahulu, satu-satunya sumber referensi bagi anak untuk belajar mandiri adalah dari buku. Ada namanya buku paket sekolah, buku Lembar Kerja Siswa (LKS), buku kamus, sampai handbook yang tebalnya bukan main. Bagaimana dengan saat ini? Anak cukup memiliki gadget : ponsel pintar, tab, laptop, dan sebagainya, maka beragam materi dari internet dapat dengan mudah mereka dapatkan. Bahkan mereka tidak perlu duduk manis di suatu ruangan kelas, membeli buku, dan mendengarkan dari pagi hingga sore pelajaran yang diberikan sampai bosan. Tapi mereka bisa melakukan itu semua secara mandiri melalui internet, melihat tutorial, sambil sesekali diselingi bermain, mendengarkan musik, memakan minuman dan camilan, bahkan tidur siang. Mengasyikan, ya? Namun demikian, anak-anak pada generasi milenial tetaplah manusia yang membutuhkan feedback, perhatian, interaksi sosial dan penghargaan dari guru dan orangtua. Model belajar generasi milenial seperti ini perlu didampingi oleh guru atau orangtua, karena mereka memerlukan tujuan belajar yang jelas, agar belajar tidak menjadi suatu aktivitas yang hanya bersemangat pada awalnya, namun berhenti ditengah jalan karena tidak ada tujuan dan motivasi yang jelas. 

Dikarenakan sumber informasi begitu banyak dan mudah untuk diakses, maka generasi millenial juga dikenal sebagai generasi yang kreatif dan mampu menghadirkan banyak inovasi. Saat ini generasi milenial sedang bergerak menguasai angkatan kerja, mereka adalah generasi yang 75 persen aktif di media sosial. Selain memadati dunia kerja, generasi millenial juga sedang memadati ruang kelas pembelajaran di sekolah-sekolah. Banyak hal yang berubah dalam sistem pembelajaran generasi millenial. Disadari atau tidak dengan hadirnya teknologi maka model pembelajaran juga berubah dan lambat laun menggantikan model pada jaman sebelumnya. Sebut saja e-learning, metode pembelajaran dengan sistem jarak jauh yang memanfaatkan teknologi ini marak terjadi. Bahkan, kampus sekelas Harvard dan MIT sudah melakukan sistem pembelajaran jarak jauh ini. Hal tersebut tentu akan menimbulkan impact yang belum pernah terbayangkan oleh generasi-generasi sebelumnya. 

Anak dengan keterbatasan akses dan finansial untuk mendapatkan sekolah yang berkualitas, kini bisa mendapatkan fasilitas dan informasi yang setara dengan anak-anak lainnya. Informasi begitu mudah didapatkan, kesempatan juga banyak ditawarkan. Pertanyaan selanjutnya adalah seberapa besar motivasi anak millenial untuk mau belajar dan mencari informasi? Tantangan generasi millenial adalah bersaing dengan begitu banyak manusia yang tumbuh di lingkungan yang dibanjiri berbagai macam informasi yang mudah mereka dapatkan. Sehingga, persaingan kerja akan semakin ketat. Kunci bagi generasi milenial adalah: kreatif dan Inovatif. 

DIY (Do It Yourself)
Pada akhirnya, cara belajar ditentukan oleh masing-masing anak. Generasi millenial dikenal dengan karakteristik menyukai fleksibilitas dan kebebasan, sehingga mereka menyukai konsep DIY (Do It Yourself) atau konsep pendidikan kreatif dan dinamis yang tidak menganggap sekolah sebagai tempat utama untuk menimba ilmu.  Dalam metode pendidikan DIY, pelajar diberikan kesempatan mengasah kreatifitas, memilih sendiri kebutuhan belajar sesuai minat dan bakat, dan menentukan sendiri sumber belajar mereka. Sekolah tidak lagi dianggap sebagai satu-satunya tempat belajar, karena mereka memiliki banyak pilihan dan fasilitas belajar diluar sekolah formal. 

Bimbel dan Privat Royal Education tentunya harus siap menghadapi tantangan yang ada pada generasi millenial ini. Karena saat ini dibutuhkan sistem pembelajaran yang adaptif dan mengikuti keinginan dan karakter anak untuk mengasah potensi agar proses pembelajaran dan pembentukan nilai-nilai positif dapat berjalan secara optimal. 

Pendaftaran Les Via WA atau Telp
WhatsApp Telp