Bimbel & Privat Royal Education | Les Privat Bandung | Guru Privat datang ke Rumah

Bimbel Les Privat Bandung & Cimahi

Penawaran

Selasa, 01 Mei 2018

Metode Mnemonics Ala Bimbel RE: Biar Gampang Ingat!

Coba sebutkan urutan warna pelangi! Spontan kita sebut “Mejikuhibiniu!” 

Metode Mnemonics Ala Bimbel RE: Biar Gampang Ingat! - Mejikuhibiniu merupakan akronim dari Merah Jingga Kuning Hijau Biru Nila Ungu. Istilah Mejikuhibinu ini mungkin mulai kita dengar ketika TK atau SD, faktanya hingga belasan bahkan puluhan tahun kemudian, Kita masih bisa mengingat akronim tersebut dengan mudah, Betul?. Ternyata kita memasukkan serta menyimpan informasi “Mejikuhibiniu” ini kedalam memori jangka panjang kita (Long Term Memory). Inilah yang disebut dengan metode Mnemonics. Berasal dari ‘mnēmonikos’, kata dalam bahasa Yunani yang artinya ingatan atau terkait dengan ingatan. Istilah ini berhubungan dengan Mnemosyne, nama Dewi Memori dalam mitologi Yunani. Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, mnemonik diartikan sebagai suatu rumus atau ungkapan untuk membantu mengingat-ingat sesuatu.
Teknik dalam metode Mnemonics sebenarnya ada banyak, kita bahas 3 diantaranya:

1. Teknik Verbal: Akronim dan Akrostik
1.1 Akronim
Akronim dilakukan dengan mengambil huruf atau silabel awal sebuah kata dan menyambungkannya dengan kata-kata lain yang butuh kita hapalkan sehingga membentuk kata baru. Contohnya adalah LASER (Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation), PBB (Persatuan Bangsa Bangsa), PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia), dan sebagainya. Akronim terkadang memasukkan huruf kedua (biasanya huruf vokal) agar singkatan lebih mudah terbaca seperti Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi), tetapi akronim tidak harus selalu membentuk kata. Teknik akronim dapat digunakan untuk mempelajari nama orang, bahasa asing, negara, ibukota, huruf-huruf alphabet dan pengejaan beberapa nama. Walaupun sangat membantu, namun teknik akronim memiliki kelemahan, yaitu teknik ini hanya cocok untuk orang yang senang dengan hafalan bukan pemahaman, kelamahan lain yaitu terkadang sulit untuk membentuk akronim itu sendiri. Tidak semua jenis kata akan dapat disusun dengan teknik ini. Dan, akronim ini juga harus sering diucapkan dan dihafalkan atau dikaitkan dengan memori tertentu, karena jika tidak maka akronim ini juga akan mudah terlupakan. 

1.2 Akrostik
Teknik Akrostik (kalimat dan susunan kata) hampir sama pengertiannya dengan teknik akronim. Teknik akrostik merupakan salah satu teknik mengingat dengan menggunakan huruf pertama pada setiap kata untuk mengingat. Gabungan dari potongan huruf dalam teknik ini digunakan sebagai kata pengganti untuk sebuah kata baru. Mejikuhibiniu (Merah Jingga Kuning Hijau Biru Nila Ungu) merupakan salah satu contoh akrostik. Contoh lainnya adalah Kings Phil Came Over for the Genes Special (Kingdom, Phylum, Class, Order, Genus, Species) atau contoh di Indonesia adalah “Teguh Beriman”, yang merupakan singkatan dari  “Teruskan Gerakan Untuk Hidup Bersih dan Aman”.  Contoh lainnya: Semua Sindikat Tangan Kosong, pada pembelajaran trigonometri matematika SMA, yang menjelaskan nilai trigonometeri di masing-masing kuadran. Sama seperti akronim, teknik ini memiliki kelemahan yaitu sulit untuk membentuk akrostik itu sendiri.


2. Teknik Loci
Teknik ini merupakan peningkatan memori yang menggunakan visualisasi untuk mengatur dan mengingat informasi. Teknik Loci ini mengasosiasikan objek-objek tertentu dengan tempat-tempat tertentu, dan tentunya tempat yang kita pakai untuk simulasi telah kita ketahui dan kita paham betul tentang detail – detail dari tiap sudut tempat itu. Ismail (2012) memberikan contoh penggunaan teknik loci. Andaikan kita ingin menghafal daftar barang belanjaan sebelum pergi ke supermarket. Maka, kita bisa mengingat-ingat barang-barang yang ingin kita beli sembari membayangkan perjalanan pergi dari tempat tidur menuju dapur di dalam benak kita. Sebagai contohnya, jika di dalam daftar belanja kita urutan yang pertama adalah telur, kita bayangkan saja telur itu ada di atas ranjang. Selanjutnya, andaikan di dalam contoh tersebut barang untuk dibelanjakan yang kedua adalah roti. Maka, kita bisa bayangkan roti tersebut ada di depan pintu di dalam imajinasi kita. Begitulah seterusnya untuk setiap benda belanjaan yang ingin kita ingat-ingat, diletakkan di beberapa lokasi secara berurutan sepanjang perjalanan sesuai rute khayalan kita dari kamar menuju dapur. Sesampainya kita di supermarket, kita bisa menggali memori kita untuk mengingat-ingat daftar belanjaan dengan teknik loci ini. 

3. Teknik Pancang (Peg Word)
Pancang adalah teknik hafalan yang digunakan ketika mengingat angka-angka, meskipun dapat juga digunakan untuk mengingat hal-hal yang lain. Teknik ini berdasarkan ide bahwa memori jangka pendek itu terbatas pada jumlah benda yang ada. Contoh aplikasi dari teknik ini adalah dalam mengingat nomor telepon 60736801, bisa dihafal dengan memancangnya menjadi 60 – 73 – 68 – 01. Nomor telepon tersebut dihafalkan dengan memancangnya, tidak dihafalkan 8 angka secara keseluruhan, tetapi dipancang-pancang menjadi 4 bagian.

Nah, itulah beberapa teknik dalam metode mnemonic yang membuat mnemonic itu unik, mnemonic seperti jembatan keledai yang dapat menjadikan orang mudah dalam menghafal dan mengingatnya kembali. Metode ini juga bisa diterapkan dalam proses pembelajaran di Bimbel dan Privat Royal Education, supaya anak mudah dalam mengingat suatu istilah dalam materi pelajaran. Jika belajar bisa dengan mudah kenapa harus susah?

Pendaftaran Les Via WA atau Telp
WhatsApp Telp