fbpx
Karakter Anak SD
Karakter Anak SD

Karakter Anak SD: Jenis dan Penjelasan Lengkap

Jenjang Sekolah Dasar atau SD adalah tingkatan paling kecil di pendidikan formal yang ada di Indonesia. Jenjang ini perlu ditempuh semua anak selama 6 tahun, mulai dari kelas 1 hingga anak kelas 6. Dalam jenjang ini sangat penting bagi anda mengetahui karakter anak SD sebelum melakukan pembelajaran, karakteristik anak SD juga perlu diketahui oleh orang tua di rumah.

Saat anak masuk ke Sekolah dasar umumnya anak minimal berusia 6 tahun hingga 12 tahun. Dalam usia tersebut jika dilihat dari psikologis anak memiliki masa akhir kanak-kanak. Atau bisa disebut sebagai anak Masa Sekolah Dasar dalam ilmu psikologi disebut sebagai Masa Berkelompok dan Masa Penyesuain Diri.

Disebut sebagai anak Masa Sekolah Dasar karena dalam masa ini anak sudah cocok bersekolah atau dalam usianya anak sudah matang untuk bersekolah. Berikut ini akan dibahas tentang karakteristik anak SD yang perlu anda mengerti dalam tahap ini.

Karakteristik Anak SD dalam Keserasian Bersekolah

Keserasian bersekolah adalah tahapan anak yang sudah matang dan dituntut untuk bersekolah dengan tingkatan paling awal. Beberapa karakteristik anak SD dalam tahap ini akan dijelaskan sebagai berikut:

  1. Anak akan dituntut untuk melakukan kerja sama dengan kelompok atau bersama teman-teman seumurannya. Tidak boleh menggantung kan semua tugasnya kepada ibu maupun ayahnya beserta anggota keluarganya yang lain.
  2. Dalam tahap ini anak mempunyai kemampuan sineik analitik. Kemampuan yang dikuasai anak SD ini adalah kemampuan untuk bisa mengenal semua bagian bagian dengan keseluruhan. Lalu mereka juga bisa menyatukan kembali bagian-bagian tersebut jika terpisah.
  3. Dalam segi fisik karakteristik anak SD dalam tahap ini sudah matang atau sudah tepat menjadi anak yang masuk ke sekolah dasar.
Baca Juga:  Mengenali Karakteristik dan Perbedaan Cara Mendidik Anak SD, SMP, dan SMA

Baca juga: Mengenali Karakteristik dan Perbedaan Cara Mendidik Anak SD, SMP, dan SMA

Tahapan keserasian bersekolah untuk anak SD ini juga disebut sebagai Masa Berkelompok dan Masa untuk menyesuaikan diri, ini berhubungan tentang keinginan anak yang ingin diterima para teman seumurannya untuk masuk ke dalam kelompok. Lalu sangat penting untuk anak menyesuaikan diri saat sudah berhasil masuk kelompok tersebut.

Setiap anak memiliki karakteristiknya masing masing, dan menjadi suatu hal yang unik bagi diri mereka. Perlu anda ketahui bahwa setiap anak mempunyai cara belajar sendiri, mempunyai kepribadian yang berbeda, memiliki latar belakang dan pengalaman yang tidak sama dan hal unik lainnya.

Karakteristik Anak Sekolah Dasar Menurut Ahli

Ahli psikologi anak bernama Preston memberikan penjabaran ciri-ciri karakteristik anak sekolah dasar yang bisa anda lihat sebagai berikut:

Anak menjadi lebih merespon

Di tahap ini anak akan memberi respon atau perhatian pada berbagai macam aspek dari lingkungan sekitar anak. Anak usia SD ini akan memberi tanggapan yang spontan serta memberi perhatian pada berbagai hal atau kejadian peristiwa yang terjadi yang ada disekitarnya. Anak akan mempunyai ketergantungan minat yang besar terhadap lingkungan disekitarnya.

Anak menjadi penyelidik

Karakteristik anak sekolah dasar tahap ini mempunyai keinginan berlebih untuk bisa melakukan penyelidikan serta menemukan sendiri berbagai hal yang ingin mereka tahu. Anak akan lebih suka melakukan eksplor apa saja yang belum mereka ketahui dan ingin mereka tahu.

Anak ingin melakukan tindakan

Karakteristik anak sekolah dasar yang paling khas dan bisa dilihat oleh kebanyakan orang yaitu anak selalu ingin melakukan tindakan atau berbuat sesuatu. Mulai dari mereka akan lebih aktif belajar, mengenal berbagai hal dan berbuat sesuai dengan yang mereka pelajari.

Baca Juga:  Mengenali Karakteristik dan Perbedaan Cara Mendidik Anak SD, SMP, dan SMA

Anak memiliki hal yang disukai

Dalam usia ini anak akan memiliki keinginan yang kuat tentang banyak hal kecil dengan terperinci. Bahkan hal yang disukai yang membuatnya sangat tertarik tersebut seringkali merupakan hal yang tidak terlalu penting atau tidak ada artinya.

Anak memiliki imajinasi yang tinggi

Karakteristik anak sekolah dasar yang terakhir adalah imajinasinya yang tinggi. imaginasi ini bisa lebih dikembangkan lewat hal-hal yang berbau seni yang dipraktekkan dalam sistem pembelajaran sosial di sekolah dasar sehingga mereka akan lebih mudah untuk memahami orang yang ada di sekitarnya.

Contohnya anda bisa memberinya masalah yang sesuai kemampuannya. Sehingga anak akan berusaha merumuskan hipotesisnya dan dapat memecahkan masalah tersebut.

Karakter Anak SD Berdasarkan Tingkatan Kelas

Jika membicarakan karakter siswa SD tentu berbeda-beda di setiap tingkat kelasnya. Karakter setiap siswa tersebut bisa diidentifikasi menurut tingkatan kelas di sekolah dasar yang akan dijelaskan sebagai berikut:

Karakter siswa SD di tingkat paling dasar (kelas 1, 2 hingga 3)

a. Memiliki hubungan erat antara kondisi fisik anak dengan prestasinya di sekolah
b. Anak lebih suka memuji dirinya sendiri
c. Jika anak tidak dapat menyelesaikan sebuah hal atau masalah, maka hal tersebut tidak akan mereka anggap penting
d. Sering kali melakukan perbandingan diri sendiri dengan anak lainnya dalam bentuk keuntungan yang dirinya peroleh. Dan kerap meremehkan anak lainnya.

Karakter siswa SD di tingkat tinggi (kelas 4,5 hingga 6)

a. Anak akan lebih perhatian untuk bisa menjalankan kehidupan keseharian dengan lebih praktis
b. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, keinginan belajar semakin meningkat dan lebih berpikir realistis.
c. Akan memiliki ketertarikan beberapa pelajaran khusus yang lebih disukai anak
d. Anak akan melihat tolak ukur prestasi di sekolah dengan melihat nilai akademik mereka di sekolah.

Baca Juga:  Mengenali Karakteristik dan Perbedaan Cara Mendidik Anak SD, SMP, dan SMA

Pentingnya Mengetahui Karakteristik Anak SD

Setiap guru perlu mengerti berbagai ciri atau karakter siswa SD saat melakukan proses pembelajaran di sekolah. Ini bertujuan agar guru serta siswa lebih siap menghadapi berbagai materi pembelajaran dengan baik. Guru bisa mengetahui karakter siswanya dengan cara memperhatikan tingkah lakunya ketika di sekolah.

Contohnya saat guru memberi siswa tugas mengamati lalu lintas yang ada di lingkungan sekolah, semua siswa akan serius mencatat perintah tersebut dan melakukan diskusi antara satu dengan lainnya. Hal tersebut menjadi contoh bahwa para siswa telah berhasil menjalankan tugas guru dengan baik serta penuh perhatian.

Namun jika hal di atas terjadi sebaliknya, saat guru memberi tugas kepada para siswa. Tetapi para siswa sibuk dengan bermain sendiri, tidak mencatat atau melakukan diskusi antara satu dengan lainnya. Ini berarti para siswa tidak ada ketertarikan atau perhatian.

Perhatian ini menjadi sebuah hal penting untuk proses belajar. Dengan belajar siswa akan dapat belajar dan mendalami materi pembelajaran dengan baik. Saat memiliki perhatian terhadap suatu hal anak tentu akan memiliki rasa ketertarikan pada sesuatu yang mereka perhatikan tersebut.

Dengan adanya perhatian tersebut maka diharapkan proses pembelajaran akan berjalan dengan baik dan benar. Maka dari itu sangat penting untuk setiap guru maupun para calon guru untuk tahu dan mengerti karakter siswa SD yang sudah dijelaskan di atas.

Demikian informasi tentang karakteristik anak SD di atas semoga menjadi hal yang bermanfaat untuk anda. Dengan informasi tersebut mungkin anda akan lebih terbantu untuk memulai mengajari anak dalam tingkatan sekolah dasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *